Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

PAC Ansor Konang Ikut Serta dalam Pelaksanaan Salat Istisqa di Desa Bandung

Gambar
Ratusan warga memadati pelaksanaan Salat Istisqa (foto: GP ANSOR KONANG) BANGKALAN, PAC ANSOR KONANG - Ratusan warga Desa Bandung, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, melaksanakan Salat Istisqa di lapangan desa pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang digagas oleh MWCNU Kecamatan Konang ini dihadiri dan didukung penuh oleh PAC Ansor Konang. Salat Istisqa dilakukan sebagai ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan. Seperti diketahui, musim kemarau panjang menyebabkan sejumlah wilayah di Bangkalan mengalami kekeringan dan kesulitan akses air bersih. Selama ini PAC Ansor Konang terus menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak. Ketua PAC Ansor Konang menyampaikan, keikutsertaan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya yang dilakukan MWCNU Konang. "Penyaluran air bersih akan terus kami lakukan. Namun ikhtiar fisik perlu disertai dengan doa bersama. Itulah mengapa kami turut serta dalam kegiatan ini," katanya. Sementara itu, Ket...

PAC GP Ansor Konang dan BPBD Bangkalan Salurkan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Kekeringan

Gambar
  Penyerahan tandon di desa Batokaban (Foto: GP ANSOR KONANG) BANGKALAN, PAC ANSOR KONANG - Musim kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan air bersih mendapat perhatian dari berbagai pihak. BPBD Bangkalan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Konang menyalurkan bantuan tandon air untuk desa-desa yang terdampak kekeringan, Rabu (30/09/26). Bantuan tersebut diberikan kepada tiga desa di Kecamatan Konang, yakni Desa Genteng, Desa Konang, dan Desa Batokaban. Ketua PAC GP Ansor Konang Muhammad Ruji mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. "Ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama. Ansor hadir bukan hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga harus bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama ketika ada warga yang membutuhkan," kata Muhammad Ruji. Menurut Ruji, kolaborasi dengan ...

PAC Ansor Konang Gandeng BPBD Bangkalan Salurkan Air Bersih di Dusun Glugur

Gambar
Sahabat Ramais (Foto: GP ANSOR KONANG) BANGKALAN, PAC ANSOR KONANG - Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Konang berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Glugur, Desa Sen Asen, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (29/09/26). Ini merupakan kegiatan penyaluran yang keempat kalinya di kecamatan Konang, dilakukan untuk meringankan dampak kekeringan yang terus berulang di wilayah tersebut. Wakil Ketua PAC Ansor Konang, Ramais, turun langsung mendampingi proses pendistribusian. Ia menyebut langkah ini diambil karena sejumlah wilayah di Kecamatan Konang terus mengalami kesulitan akses air bersih. "Kondisi kekeringan terjadi berulang di berbagai titik, sehingga kami bergerak bersama BPBD untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Kegiatan hari ini adalah yang keempat, kami akan terus pantau kebutuhan di lapangan," ujar Ramais di lokasi kegiatan. Bantuan disambut ...

PAC GP Ansor Konang Target Bentuk Kepengurusan Ranting hingga Akhir 2026

Gambar
  Rutinan MDS Rijalul Ansor  (Foto: GP ANSOR KONANG) BANGKALAN, PAC GP ANSOR KONANG - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Konang, Bangkalan, mulai mematangkan pembentukan kepengurusan ranting di sejumlah desa. Pembentukan ranting ditargetkan berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2026. Hal itu menjadi salah satu hasil rapat dalam rutinan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor yang digelar di kediaman Sahabat Mubarok, Desa Bandung, Kecamatan Konang, Jumat (25/09/26). Rutinan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi pengurus PAC GP Ansor Konang. Dalam surat pemberitahuan PAC GP Ansor Konang, agenda yang digelar di kediaman Sahabat Mubarok itu memang diisi dengan rutinan MDS serta pembahasan rapat kerja bidang. Ketua PAC GP Ansor Konang Muhammad Ruji mengatakan pembentukan ranting menjadi salah satu agenda penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. "Setelah PAC, tentu yang harus kita kuatkan adalah...

Sahabat Qoyyim Mahsun Ingatkan Pengurus Ansor Konang Tak Hanya Mengurusi Internal Organisasi

Gambar
  Sahabat Qoyyim Mahsun (Foto: GP ANSOR KONANG) BANGKALAN, PAC GP ANSOR KONANG - Pelantikan PAC GP Ansor Konang menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran organisasi, tidak hanya dalam urusan internal, tetapi juga dalam pengabdian kepada ulama dan masyarakat. Ketua Demisioner PAC GP Ansor Konang, Qoyyim Mahsun, mengingatkan pengurus baru agar menjaga kedekatan dengan para ulama, Minggu (13/09/26). Menurut dia, kader Ansor memiliki posisi penting sebagai penyambung perjuangan para ulama. “Sowannya jangan cabis pada pejabat saja akan tetapi juga harus ke para ulama. Karena kita adalah penyambung dari para ulama,” ujar Qoyyim dalam momentum pelantikan PAC GP Ansor Konang. Menurut Qoyyim, kedekatan dengan ulama tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial. Pengurus Ansor perlu menjadikan hubungan tersebut sebagai bagian dari pijakan dalam menjalankan gerakan organisasi. Ia juga mengingatkan agar kepengurusan baru tidak terjebak pada persoalan internal. Pengurus...

Sekretaris PC Ansor Bangkalan: Kaderisasi Harus Jadi Prioritas Ansor Konang

Gambar
Sekretaris PC GP Ansor Bangkalan (Foto: GP ANSOR KONANG) Bangkalan, PAC GP Ansor Konang — Pelantikan PAC GP Ansor Konang menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk segera melakukan konsolidasi internal. Sekretaris PC Ansor Bangkalan, Sahabat Hamid, menilai kaderisasi harus ditempatkan sebagai prioritas utama setelah pelantikan, Minggu (13/09/26). Hamid mengatakan, konsolidasi internal penting dilakukan untuk memastikan kepengurusan baru memiliki soliditas dan arah gerakan yang jelas. Menurut dia, pelantikan bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan, melainkan awal dari pekerjaan organisasi yang harus segera dijalankan. “Konsolidasi internal perlu diperhatikan,” ujar Hamid dalam acara pelantikan PAC GP Ansor Konang. Selain konsolidasi, ia menekankan pentingnya kaderisasi. Menurut Hamid, keberlangsungan GP Ansor sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam menyiapkan kader-kader baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan. Karena itu, ia meminta kaderisasi di Kecama...

Ketua PAC GP Ansor Konang Dorong Kader Hadir Menjawab Persoalan Masyarakat

Gambar
  Ketua PAC GP Ansor Konang, Sahabat Mohammad Ruji (Foto: GP ANSOR KONANG) Bangkalan, PAC GP Ansor Konang — Dalam acara pelantikan PAC GP Ansor Konang, Ketua PAC GP Ansor Konang, Sahabat Mohammad Ruji, mengajak seluruh pengurus dan kader untuk tidak sekadar memahami nilai-nilai keagamaan dan ke-NU-an, tetapi juga mampu hadir serta mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, Minggu (13/09/26). Menurut Mohammad Ruji, perjalanan kader dalam organisasi tidak berhenti pada tahap mengenal Ansor. Ada proses yang harus dilalui hingga tumbuh rasa cinta dan rasa memiliki terhadap organisasi. Ia menyebut, proses tersebut dimulai dari fase perkenalan, kemudian fase penanaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan ke-NU-an. Setelah itu, kader diharapkan memasuki fase tumbuhnya rasa cinta dan rasa memiliki terhadap organisasi. “Ada tiga fase, fase perkenalan, fase penanaman nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an, fase rasa cinta, fase rasa memiliki,” ujar Moham...

Pelantikan PAC GP Ansor Konang: Wasekjen PP GP Ansor Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Penguatan Kiai Kampung

Gambar
  Wasekjen PP GP Ansor, Sahabat Zulkarnain Mahmud (Foto: GP ANSOR KONANG) Bangkalan, PAC GP Ansor Konang - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Konang didorong untuk tidak sekadar aktif menjalankan program organisasi, tetapi juga memperkuat kaderisasi dan menjaga kedekatan dengan para kiai kampung. Pesan tersebut disampaikan Wasekjen PP GP Ansor, Sahabat Zulkarnain Mahmud, dalam momentum pelantikan PAC GP Ansor Konang, Minggu (13/09/26). Dalam kesempatan tersebut, Wasekjen PP GP Ansor, Sahabat Zulkarnain Mahmud, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jajaran pengurus dan kader GP Ansor Konang yang baru dilantik. Mengawali sambutannya, Zulkarnain Mahmud mengutip istilah yang pernah disampaikan Nusron Wahid bahwa menjadi kader Ansor cukup dengan “S2”, yakni,Sinten (siapa). Menurutnya, hal tersebut menggambarkan pentingnya memahami siapa diri kita, siapa yang menjadi bagian dari perjuangan, serta dari mana sanad perjuangan organisasi ini berasal. Ia juga mengajak para kader untuk tidak selal...

Pelantikan PAC GP Ansor Konang, Momentum Awal untuk Tumbuh dan Mengabdi

Gambar
  Moh. Munif, Ketua Pelaksana Pelantikan PAC GP Ansor Konang, (Foto: GP ANSOR KONANG) Bangkalan, PAC GP Ansor Konang — Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Konang menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di tengah masyarakat. Kegiatan pelantikan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal bagi GP Ansor Konang untuk terus bertumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi Nahdlatul Ulama serta masyarakat, Minggu (13/09/26). Ketua Pelaksana pelantikan, Moh. Munif, menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kepengurusan PAC GP Ansor Konang dalam menjalankan amanah organisasi. "Harapan kami, pelantikan ini menjadi awal GP Ansor Konang untuk terus bertumbuh dan berkembang, serta selalu hadir untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat,” ujar Moh. Munif. Ia juga berharap seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik dapat...

Muktamar ke-35 NU Ditutup, KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU

Gambar
  Ilustrasi pasangan terpilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU (Foto: GP ANSOR KONANG) JOMBANG, GP ANSOR KONANG — Nahdlatul Ulama (NU) resmi menutup rangkaian Muktamar ke-35 dengan menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031. Keduanya ditetapkan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), yakni musyawarah mufakat yang dilakukan oleh sembilan ulama yang sebelumnya telah dipilih dalam Muktamar ke-35 NU. Penetapan tersebut menjadi catatan penting dalam sejarah NU karena untuk pertama kalinya pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan melalui mekanisme AHWA, bukan melalui pemungutan suara langsung oleh para muktamirin. KH Miftachul Akhyar Kembali Menjadi Rais Aam AHWA terlebih dahulu bersidang untuk menentukan Rais Aam. Musyawarah berlangsung secara tertutup di Ndalem Kasepuhan KH Abdul Wahab Chasbullah, kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada ...

Sembilan Ulama Terpilih sebagai Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

Gambar
  Sembilan ulama NU terpilih sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (30/8/2026). (Foto: NU Online) JOMBANG, GP ANSOR KONANG  — Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah menetapkan sembilan ulama sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Pemilihan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (30/8/2026). Sembilan ulama yang terpilih akan bermusyawarah untuk menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031. Adapun sembilan anggota AHWA tersebut adalah: KH Nurul Huda Djazuli — Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri. KH Tgk Nuruzzahri Yahya — Ulama asal Bireuen, Aceh, sekaligus pendiri Dayah Ummul Ayman. KH AG Baharuddin HS — Mustasyar PBNU dan Rais Syuriyah PWNU Sulawesi Selatan. KH Miftachul Akhyar — Rais Aam PBNU masa khidmah 2022–2027 dan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Suraba...

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Gambar
  Muktamirin mengikuti Sidang Pleno Muktamar ke-35 NU di Pesantren  Bahrul Ulum, Tambakberas. (Foto: NU Online) JOMBANG, GP ANSOR KONANG  — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031 dilakukan melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (30/8/2026). Dilansir dari NU Online, dalam pemungutan suara, sebanyak 401 peserta menyetujui mekanisme AHWA. Sementara itu, 150 peserta memilih agar pemilihan tetap menggunakan sistem one man one vote , sedangkan satu suara dinyatakan tidak sah. Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat sebanyak 552 suara yang berasal dari unsur Ketua Umum PWNU dan PCNU. “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim seraya mengucapkan alhamdulillahirabbil 'alamin, pemilihan opsi telah kita tetapkan yaitu opsi perubahan,...